KOMUNIKASI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW PADA PERIODE MEKKAH

Authors

  • Lini Asriani Hutagalung Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Cindy Atika Sari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Jia Novita Damanik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Zuhair Rasyiq Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • M. Syaifullah Fatwa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

Keywords:

Da’wah, Communication, Mecca Periode

Abstract

Dakwah dan komunikasi adalah dua hal yang sama tetapi berbeda esensinya. Dakwah menekankan pesan yang lebih Islami dan bertujuan untuk memperkenalkan ajaran Islam di dalamnya, sedangkan komunikasi bersifat lebih umum, tetapi dalam komunikasi juga diharapkan dapat menyampaikan pesan-pesan positif. Periode Mekah merupakan periode perjuangan berat bagi Nabi Muhammad dalam memperkenalkan Islam kepada kaum kafir Quraisy. Hal ini membutuhkan kematangan dan kesiapan dalam komunikasi dan dakwah. Ada lima strategi komunikasi yang terjadi pada periode Mekah. Pertama, penurunan bertahap ayat-ayat Al-Quran, kedua, seruan kepada kerabat dekat, ketiga, pengaruh profesi, keempat, ide-ide revolusioner sebagai seorang pembaharu, dan kelima, pembentukan regenerasi. Kelima strategi komunikasi dakwah tersebut berhasil diimplementasikan oleh Nabi Muhammad, yang dipandu oleh wahyu Nabi dan sikap kepemimpinan yang berkualitas, sehingga ajaran Islam yang beliau bawa, dimulai dari Mekah, menyebar ke seluruh dunia hingga saat ini.

 

References

Downloads

Published

2025-12-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

KOMUNIKASI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW PADA PERIODE MEKKAH. (2025). Elbayyinah : Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 1(02), 157-173. https://journal.tabayanu.com/index.php/elbayyinah/article/view/204