Pertanggungjawaban Hukum Pengemudi Bus Angkutan Umum terhadap Kecelakaan yang Mengakibatkan Penumpang Meninggal Dunia: Analisis Yuridis di Polres Aceh Utara
Abstract
This study analyzes the legal accountability of public bus drivers involved in traffic accidents causing passengers' death, focusing on the criminal, civil, and administrative dimensions of responsibility. Using a normative-empirical juridical approach, the research examines statutory regulations, police investigation procedures, and court decisions related to fatal road accidents. The findings indicate that although the drivers’ negligence is the primary cause, systemic factors such as vehicle unfitness, weak supervision, and lack of passenger protection contribute significantly. Therefore, effective enforcement requires harmonizing criminal law principles with preventive transportation safety policies and the ethical responsibility of public transport operators.
References
Arief, Barda Nawawi. Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana, 2017.
———. Kebijakan Kriminal dan Pembangunan Nasional. Jakarta: Kencana, 2018.
———. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Pidana. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2001.
Atmasasmita, Romli. Reformasi Hukum dan Penegakan Hukum di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group, 2019.
Blagg, Harry. “Corporate Liability and Transport Safety.” Journal of Criminal Law 85, no. 2 (2019): 143–156.
Dinas Perhubungan Provinsi Aceh. Evaluasi Kelayakan Jalan dan Transportasi Umum 2023. Banda Aceh: Dishub Aceh, 2023.
Hasil Wawancara dengan Penyidik Sat Lantas Polres Aceh Utara, Januari 2024.
Ibrahim, Johnny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia, 2006.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Pedoman Pelatihan dan Sertifikasi Pengemudi Angkutan Umum. Jakarta: Kemenhub, 2022.
Kepolisian Negara Republik Indonesia. Laporan Kecelakaan Lalu Lintas Nasional 2023. Jakarta: Korlantas Polri, 2024.
Lamintang, P.A.F. Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1997.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2011.
Moeljatno. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta, 2002.
Muladi. Kebijakan Kriminal dalam Penegakan Hukum di Indonesia. Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional, 2010.
Muladi dan Barda Nawawi Arief. Teori-Teori Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni, 1998.
Nasrul Zaman. “Integrasi Digitalisasi Sistem Penegakan Hukum di Sektor Transportasi.” Jurnal Hukum dan Teknologi 6, no. 1 (2021): 30–38.
OECD. Transport Safety Performance Indicators. Paris: OECD Publishing, 2021.
Poernomo, Bambang. Hukum Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana. Yogyakarta: Liberty, 1994.
Rahardjo, Satjipto. Hukum dan Perubahan Sosial. Yogyakarta: Genta Publishing, 2018.
———. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2006.
———. Penegakan Hukum: Suatu Tinjauan Sosiologis. Yogyakarta: Genta Publishing, 2016.
Rasjidi, Lili. Dasar-Dasar Filsafat dan Teori Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2004.
Robinson, Paul H. Structure and Function in Criminal Law. Oxford: Clarendon Press, 1997.
Simanjuntak, J. “Pertanggungjawaban Pidana dalam Kasus Kecelakaan Lalu Lintas.” Jurnal Yuridis Indonesia 9, no. 1 (2021): 15–28.
Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2014.
——— dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015.
Subekti. Hukum Perjanjian. Jakarta: Intermasa, 1999.
Sudikno Mertokusumo, S. Hukum Acara Perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty, 2013.
Suryani, Rina. “Analisis Hukum atas Kecelakaan Angkutan Umum di Indonesia.” Jurnal Transportasi dan Hukum 5, no. 2 (2020): 140–150.
Sjahdeini, Sutan Remy. Pertanggungjawaban Pidana Korporasi. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, 2007.
Van Hamel. Inleiding tot de Studie van het Nederlands Strafrecht. Haarlem: Tjeenk Willink, 1914.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.







